Makalah PAI Tentang Iman Kepada Kitab-Kitab Allah

Share on :

KATA PENGANTAR



Pengalaman adalah guru terbaik bagi kita semua. Begitulah ungkapan dan fakta yang selama ini kita terima, sebagai sebuah aksiomal.
Kami menyuguhkan karya kami yang berjudul Makalah PAI (Pendidikan Agama Islam) Sekolah Menengah Atas yang terdiri atas satu pokok bahasan yang terdiri dari beberapa poin.
Semua ini dapat tersaji berkat kekompakan antara kami. Sehingga buku ini menarik untuk dibaca karena merancang dan mendisain menjadi sedemikian rupa.
Harapan kami, semoga makalah ini dapat memenuhi harapan semua pihak.


Bayah, 15 Maret 2007


Penyusun


DAFTAR ISI


Hal
Jilid...................................................................................... i
Kata Pengatar....................................................................... ii
Daftar Isi....................................................................................... iii
IMAN KEPADA KITAB-KITAB ALLAH SWT........................... 1
A.            Pengertian Iman Kepada Kitab-Kitab Allah Swt................ 1
B.            Kitab dan Shuhuf....................................................... 3
C.            Fungsi Iman Kepada Kitab-Kitab Allah Swt................... 4



IMAN KEPADA KITAB-KITAB ALLAH SWT


A.           Pengertian Iman Kepada Kitab-Kitab Allah Swt.
Iman kepada kitab-kitab Allah Swt adalah meyakini dan membenarkan dengan sepenuh hati bahwasanya Allah Swt mewahyukan kitab suci kepada rasul untuk membimbing umat-Nya ke jalan yang benar dan diridhai Allah Swt serta untuk mencapai kebahagiaan hidupnya baik di dunia maupun di akhirat kelak.
Hal ini dijelaskan dalam Al-Qur’an sebagai berikut :
Artinya :
“Manusia itu adalah umat yang satu. (Setelah timbul perselisihan), maka Allah mengutus para nabi sebagai pemberi kabar gembira dan pemberi peringatan, dan Allah menurunkan bersama mereka Kitab dengan benar, untuk memberi keputusan di antara manusia tentang perkara yang mereka perselisihkan.” (QS. Al-Baqarah : 213)
Adapun kitab-kitab Allah Swt yang diwahyukan kepada para rasul yang wajib diketahui ada empat, yaitu :
1.              Kitab Taurat diwahyukan kepada Nabi Musa As.
2.             Kitab Zabur diwahyukan kepada Nabi Daud As.
3.             Kitab Injil diwahyukan kepada Nabi Isa As.
4.             Kitab Al-Qur’an diwahyukan kepada Nabi Muhammad Saw.


Hal ini dijelaskan dalam Al-Qur’an sebagai berikut :
Artinya :
“Dia menurunkan Al Kitab (Al Qur'an) kepadamu dengan sebenarnya; membenarkan kitab yang telah diturunkan sebelumnya dan menurunkan Taurat dan Injil.” (QS. Al- Imran : 3)
Al-qur’an adalah kitab suci yang diturunkan kepada Nabi Muhammad Saw. Allah Swt tidak menurunkan lagi kitab suci. Setelah di turunkannya kitab suci yang terakhir ini demikian juga dia tidak mengangkat lagi nabi dan rasul setelah kerasulan Nabi Muhammad Saw, maka beliau disebut Hotaman Nabiyyiu wal Muslimin (Nabi dan rasul yang terakhir).
Meyakini kitab suci Al-Qur’an dan meyakini kitab suci yang diturunkan-Nya termasuk Rukun Iman ke-3 tidak termasuk mukmin bagi orang yang meragukan dan tidak mempercayainya.
Iman kepada kitab suci Al-Qur’an Maksudnya orang islam itu mempercayai bahwa :
1.             Kitab suci Al-Qur’an itu seluruhnya datang dari Allah Swt
2.            Semua isi Al-Qur’an itu benar dan tidak mungkin terdapat kesalahan atau kekeliruan
3.            Al-Qur’an itu wahyu Allah Swt yang diturunkan kepada Nabi Muhammad Saw, sebagai pedoman petunjuk bagi umat islam.




B.           Kitab Dan Shuhuf
Menurut bahasa, kitab atau Alkitab berarti “yang ditulis”. Sedangkan yang dimaksud kitab di sini adalah kalam Allah Swt yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad Saw yakni Al-Qur’an sebagai mukjizat dari sebagai pedoman bagi umat manusia untuk mencapai kebahagiaan hidup di dunia maupun di akhirat kelak serta ibadah bagi orang yang membacanya.
Hal ini dijelaskan dalam Al-qur’an surat Al-Kahfi ayat 27 sebagai berikut :

Artinya :
“Dan bacakanlah apa yang diwahyukan kepadamu, yaitu kitab Tuhan-mu (Al Qur'an). Tidak ada (seorang pun) yang dapat mengubah kalimat-kalimat-Nya. Dan kamu tidak akan dapat menemukan tempat berlindung selain daripada-Nya.” (QS. Al-Kahfi : 27)
Shuhuf adalah lembaran-lembaran kertas, pelepah-pelepah atau tulang-tulang atau yang lainnya yang berisikan tulisan – tulisan kalam Allah Swt yang diwahyukan kepada nabi dan rasul. Kumpulan-kumpulan dari beberapa shuhuf yang disatukan disebut mushaf.
Baca dan renungkan firman Allah SWT. Di bawah ini !
 Artinya :
“Sesungguhnya ini benar-benar terdapat dalam kitab-kitab yang dahulu, (yaitu) Kitab-kitab Ibrahim dan Musa.” (QS. Al-A’laa : 18-19)

C.           Fungsi Iman Kepada Kitab Allah Swt.
Adapun fungsi beriman kepada kitab-kitab Allah Swt diantaranya adalah sebagai berikut :
1.              Memperoleh petunjuk jalan yang baik dan benar serta diridhai Allah Swt.
2.             Memperoleh pedoman hidup yang mutlak akan kebenarannya
3.             Mengetahui antara yang hak dan yang bathil dengan sesungguhnya yang tidak ada keraguan sedikitpun.
4.             Mantap dalam bertindak karena sesuai dengan kitab Allah Swt
5.             Memperoleh ketentraman jiwa sehingga selalu tenang hatinya dalam kehidupan sehari-hari.

Komentar :

ada 0 komentar ke “Makalah PAI Tentang Iman Kepada Kitab-Kitab Allah”

Poskan Komentar